Postingan

Nasionalisme dan Keanekaragaman dalam Membangun Indonesia

Gambar
Oleh Hidayat  Bangsa Indonesia memiliki semboyan yaitu Bhineka Tunggal ika yaitu berbeda-beda tapi tetap satu jua. Yaitu suatu semboyan yang ditulis oleh Mpu Tantular pada masa kerjaan Majapahit.  Negara Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Marauke dari Miangas sampai pulau Rote tampak berjajar pulau-pulau dengan komposisi dan kontruksi yang beragam. Di pulau-pulau tersebut berdiam penduduk dengan ragam suku bangsa, bahasa, budaya, agama, adat istiadat, dan keberagam lainnya di tinjau dari sebagai aspek. Budaya luhur bangsa Indonesia tidak terlepas dari kebudayaan yang tumbuh dan berkembang yang menjadi warisan dari jaman kerajaan Nusantara seperti Sriwjaya, Majapahit, Mataram Islam dan kerjaan-kerajaan yang lainnya juga melahirkan budaya tradisional yang telah berurat dan berakar sampai saat ini. Bangsa Indonesia sudah berabad-abad hidup dalam kebersamaan dengan keberagaman dengan keberagaman dan perbedaan. Perbedaan warna kulit, bahasa, adat, istiadat, agama ...

Resensi Buku Fikih Kontemporer

Gambar
RESENSI BUKU FIKIH KONTEMPORER  Penulis Buku : Dr. H. M. Jamil, MA., dkk  Oleh Hidayat Chaniago Sumber Foto repository.uinsu.ac.id                Salah satu kajian ilmu Islam adalah ilmu fiqh. Ilmu ini adalah salah satu yang paling kokoh dan mampu menguasai corak pemikiran seorang muslim terhadap agamanya, oleh karenanya, paling banyak membentuk unsur-unsur terpenting dan dominan terhadap cara berfikir mereka. Fakta dan realitas dilapangan ini dapat dilihat dari proses perjalanan sejarah dan pertumbuhan masyarakat Muslim dimasa lalu, begitu pula terhadap beberapa bahagian dari ini semangat ajaran Islam itu sendiri. Secara umum ilmu fiqh itu adalah ilmu yang memperlajari atau memahami syari’at dengan memusatkan perhatiannya pada perbuatan (hukum) manusia atau mukallaf, yaitu manusia yang berkewajiban melaksanakan hukum Islam karena telah dewasa dan berakal sehat. Semakin  berkembangnya zaman ilmu fiqh ini selalu memili...

Integrasi Nasionalisme dengan Agama

Gambar
Secara Etimologis, nasionalisme berasal dari kata   “natie”   yang berarti dilahirkan/keturunan,   “nation”   yang berarti bangsa,   “national”   yang berarti ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain, dan   “nasionalitas”   yang berarti rasa kebangsaan, atau   “nationalist”   yang berarti orang yang cinta persatuan/bangsa. Paham Nasionalisme dapat diartikan dalam dua pengertian yaitu,   Pertama   Nasionalisme (lama) adalah paham kebangsaan yang berdasarkan kepada kejayaan masa lampau.   Kedua , nasionalisme (modern) adalah paham kebangsaan yang menolak penjajahan untuk membentuk negara yang bersatu, berdaulat, berdemokrasi. Secara umum, nasionalisme dapat dikatakan merupakan suatu situasi kejiwaan dari kesetiaan seseorang secara total yang diabadikan langsung kepada negara atas sebuah bangsa. Oleh karena itu, nasionalisme sengat efektif digunakan sebagai alat perjuangan bersama merebutkan kemerdekaan dari cengkram...

Korupsi dalam Perspektif Maqasid Syar’iyyah (Hifdzul Mal)

Gambar
Penulis : Hidayat Chaniago Sumber Foto www.liputan6.com            Persoalan etika dan moral tidak terlepas dari setiap perbuatan yang setiap harinya kita lakukan. Baik secara sadar maupun tidak serta aktivitas yang selalu berkaitan satu sama lain. Seperti halnya kalau kita terjun kelapangan tentu kita akan bertemu dengan masyarakat. Kalau kita bekerja di sebuah instansi pasti berinteraksi dengan orang-orang yang berkepentingan. Perihal kegiatan dan korupsi ini adalah bentuk korelasi sebuah aktifitas dan perilaku yang bisa saja di lakukan oleh setiap orang. Akan tetapi, korelasi ini belum tentu selalu terjadi di setiap aktifitas kita sehari-hari. Pasti ada pengaruh dari pihak orang-orang disekitar atau keinginan hasrat untuk melakukannya yang muncul di dalam hati. Maka, kesamaran ini perlu di dilihat kembali dari berbagai aspek. Lalu bagaimana maqasid syariah memandang hal ini khusus dalam persoalan hifdzul mal. Korupsi di negri ini berada dalam situa...

Memahami Hukum Islam

Gambar
      Sumber Foto www.dream.co.id           Dalam memahami Islam diperlukan sebuah metode yang banyak dijumpai dari berbagai literatur. Dalam buku Tentang Sosiologi Islam, karya Ali Syari’ati, dijumpai uraian singkat mengenai metode memahami yang ada pada intinya Islam harus dilihat dari berbagai dimensi. Dalam hubungan ini, ia mengatakan jika kita meninjau Islam dari satu sudut pandang saja, maka yang akan terlihat hanya satu dimensi saja dari gejalanya yang bersegi banyak. Mungkin kita berhasil melihatnya secara tepat, namun tidak cukup bila kita ingin memahaminya secara keseluruhan. Buktinya Al-qur’an sendiri. Kitab ini memiliki banyak dimensi, sebagiannya telah di pelajari oleh sarjana-sarjana besar sepanjang sejarah. Salah satunya dimensi dalam hal filosofis, al-qur’an menjadi bahan pemikiran para filosof.              Menurut Nasruddin Razak dalam memahami Islam secara menyeluruh ada...

Awali Dengan Hal Positif

Gambar
Oleh Hidayat      Kita pernah mendengar setiap apa yang kau tanam itulah yang kau petik. Ketika seorang ibu memberikan edukasi kepada anaknya tentang hal-hal positif maka tidak di pungkiri lagi anak tersebut ketika menjalankan hidup akan melakukan kebiasaan-kebiasaan kebaikan. Ketika seorang insinyur ingin membangun sebuah gedung tentu ia memulai dengan membuat suatu pondasi bangunan yang kokoh agar tidak runtuh. Dan ketika seseorang ingin menjadi pengusaha yang sukses, tentu dia mengawali usahanya dengan berdagang kecil-kecilan dan semakin lama usahanya besar. Sumber Foto sevima.com      Seorang yang ingin memiliki pribadi hebat harus mempunyai langkah awal untuk berbuat sesuatu. Tidak boleh sembarangan, tidak boleh asal pilih, tidak boleh asal melangkah akan tetapi perlunya strategi matang untuk menjadi pribadi yang hebat. Seorang Tokoh bangsa, yang kita kenal, dan sangat mashur namanya di Negeri kita Indonesia, Mantan Wakil Presiden yaitu Bapak H.M J...

Falsafah Alam Takambang, Jadi Guru

Gambar
Oleh Hidayat Chaniago         Untaian kata ini tidak asing lagi di telinga orang minang. Sesungguhnya kita manusia di muka bumi ini apalagi orang Islam wajib menuntut ilmu kapan saja dan di mana saja, baik formal maupun non formal. Dari sejak lahir hingga ajal menjemput. Kehausan dalam menuntut ilmu haruslah terpatri sejak dalam diri dan jiwa kita. Jangan sampai akal dan fikiran kita kering keronta tidak di bahasi oleh ilmu pengetahuan. Belajar bukan hanya dari membaca buku, belajar bukan hanya bersumber dari guru yang mengajarkan. Akan tetapi, Alam ini menjadi tempat kita untuk belajar, apa yang kamu lihat, apa yang kamu dengar, apa yang kamu ucapkan itu semua jadi sumber atau bahan pembelajaran.      Bahkan alam ini sangat banyak Filosofi yang bisa kita petik dan kita ambil manfaatnya. Misalnya, sebuah timun memiliki bentuk yang berbeda-beda, ada yang lurus dan besar, ada yang kecil, ada yang besar bahkan bongkok. Tentu saja timun tersebut a...